Hujan tidak juga reda, hari makin gelap dan perut sudah bernyanyi memberi tahu bahwa dirinya minta segera diisi, namun apa daya uang tak punya dan jalanan masih tergenang air hujan, hujan yang diiringi angin membuat diri ini menjadi tambah dingin, aku berdiri di teras rumah orang yang sudah lama ditinggalkan, kulihat sesosok lelaki tua dengan sebuah pikulan menghampiri seraya berbicara " jang, numpang berteduh ya," tanyanya padaku, aku hanya tersenyum menjawab dan menggeserkan badan kesebelah kiri untuk memberikan ruang kepada lelaki tadi.Tersenyum dia padaku dan menawarkan sesuatu sambil mengelap
Rabu, 26 Mei 2010
Minggu, 23 Mei 2010
Obrolan Sore
…. “eh neng, udah isi belum?” “gimana istrimu udah isi belum?” dan lain sebagainya …., itulah pertanyaan-pertanyaan sederhana yang sering terlontar dari mereka kepada pasangan suami istri yang baru menikah atau yang belum punya keturunan. Mereka bertanya begitu bukan menyindir atau pun mengejek, namun itulah pertanyaan yang terlontar secara spontan dari mereka yang hanya sekedar basa-basi namun sangat berarti. Terkadang suka merasa risih, namun itulah kenyataan yang harus diterima. Siapa yang tidak mendambakan akan hadirnya si buah hati?
Selasa, 21 Juli 2009
Pembalut wanita “Bio Teknologi”
Pembalut wanita yang diproduksi dengan memakai teknologi tinggi, yaitu “Bio Teknologi” bahan baku kapas, berkualitas tinggi, dan tidak mudah tembus, mengandung 17 jenis herbal alami di dalamnya yang mempunyai khasiat tinggi.
Produk ini telah diuji di Singapura oleh Health Sciences Authority (No Lab PH-2004-01699-001) menyatakan produk FC-BIO SANITARY PAD tidak mengandung racun di dalamnya.
Telah diuji di Malaysia oleh Chem Vi Laboratory Sdn Bhd, Malaysia (Ruj.LS/0704/7788(1), menyatakan produk FC-BIO SANITARY PAD tidak mengandung plumbum, arsenik, tembaga, timah, E-Coli, Salmoneia (bakteri penyebab keracunan makanan) dan Stafilokokus (bakteri yang menghasilkan nanah).
Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi disini jika anda berniat untuk bergabung silahkan hubungi Utari Kusmiati 08815327987 atau kirim e-mail ke aaejuice@gmail.com
Jika anda bergabung bersama kami, mungkin anda yang akan mendapatkan bonus-bonus berikut:
Ditulis oleh
SAS
di
7/21/2009 01:27:00 PM
Label :
avail,
herbal,
Kanker (Tumor),
kista,
mioma,
pembalut wanita
Namaku Aprihatin
2 minggu sudah aku terbaring di rumah sakit dalam proses pembedahan pembuatan lubang anus, alhamdulillah operasi berjalan lancar, kini aku harus kembali ke rumah dan menunggu perkembangan diriku untuk menjalani operasi lanjutan. Semoga saja aku masih dapat melihat dan menikmati indahnya dunia ini. Oh Tuhan terima kasih atas semua nikmatMu yang telah aku terima ini. Kepada para deramawan dan Hamba Allah SWT yang telah dengan ikhlas dan ridho memberikan infaq untuk kelancaran operasiku, aku ucapkan terima kasih.
Aku mohon kepadaMu ya Allah semoga bapakku mendapatkan pekerjaan sehingga kami dapat menjalani kehidupan ini dengan tenang. Aku masih berharap masih ada dermawan atau hamba Allah yang masih sudi menolongku nanti tatkala aku harus menjalani operasi lanjutan.
Kini Ibuku sakit yang selalu sabar setiap menemani dan merawat aku selama di rumah sakit 2 minggu lamanya, Mungkin ibuku kelelahan, semoga saja ibuku cepat sembuh.
Atas nama keluarga Aprihatin Kami memohon bantuan dan doanya semoga kondisinya semakin membaik sehingga tidak lama untuk menjalani penantian. Terima kasih.
Mandiri a.n Utari Kusmiati Norek:0167121200
Aku mohon kepadaMu ya Allah semoga bapakku mendapatkan pekerjaan sehingga kami dapat menjalani kehidupan ini dengan tenang. Aku masih berharap masih ada dermawan atau hamba Allah yang masih sudi menolongku nanti tatkala aku harus menjalani operasi lanjutan.
Kini Ibuku sakit yang selalu sabar setiap menemani dan merawat aku selama di rumah sakit 2 minggu lamanya, Mungkin ibuku kelelahan, semoga saja ibuku cepat sembuh.
Atas nama keluarga Aprihatin Kami memohon bantuan dan doanya semoga kondisinya semakin membaik sehingga tidak lama untuk menjalani penantian. Terima kasih.
Mandiri a.n Utari Kusmiati Norek:0167121200
Ditulis oleh
SAS
di
7/21/2009 01:09:00 PM
Label :
Aprihatin,
bayi malang,
bayi tanpa anus,
butuh donatur
Selasa, 23 Juni 2009
APRIHATIN NAMAKU
Bogor, 20 April 2008 lahirlah seorang bayi perempuan dari pasangan Asep Gunawan (44 th) dan Casminah (37 Th). Aku anak ke-2 (dua) Aprihatin namaku dari keluarga tidak mampu, rumahku terletak di pinggir sungai ciliwung kampung pangkalan raya rt 01/02 Kelurahan Cibuluh Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, bila musim hujan tiba rasa was-was selalu menghantuiku, aku takut banjir menghantam rumahku yang hanya berukuran 8 meter x 4 meter dan dihuni oleh 9 jiwa, raung tamu sekaligus tempat tidur yang selalu berhimpitan tatkala tidur. Asap putih selalu menghias indahnya dapur yang berasal dari kayu bakar, karena kami tidak mampu untuk membeli gas elpiji 3 kg apalagi minyak tanah yang begitu melambung harganya. Jangankan untuk itu untuk makan sehari-hari saja kadangkala kami tidak menemukannya.
Persalinan ibuku hanya dibantu oleh paraji (dukun beranak) dirumah, Mereka tidak tahu kalau aku terlahir dalam keadaan tidak sempurna, aku terlahir dengan tidak mempunyai anus, sehingga jika aku ingin buang air besar harus melalui alat kelaminku, orangtuaku mencoba membawaku ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan dan pada usia ke 6 bulan aku mendapatkan pertolongan dibuatkan lubang pembuangan melalui usus besar yang menyembul keluar dari perutku sebelah kiri. Sejak saat itu aku hidup dengan kantung plastik yang setia menampung kotoran, ayah ibu dengan sabar membuatkan aku kantung, karena orangtuaku tidak mampu untuk membeli kantung yang harus dibeli diapotik dengan harga Rp 51.000,-.
Menurut dokter yang merawatku berkata kepada orangtuaku, bahwa aku bisa dioperasi kembali nanti setelah berumur 1 tahun, sekarang usiaku sudah menginjak 15 bulan. Pada tanggal 14 Juni 2009 pukul 20.30 wib aku dilarikan ke Rumah Sakit, karena sudah 2 hari kondisiku melemah. Orangtuaku berusaha mencari bantuan dana, namun tidak mendapatkannya. Beruntung nasibku karena masih ada tetangga yang mau peduli kepadaku dan keluarga, sehingga dia berusaha mengumpulkan dana untuk biaya pengobatan. 3 malam sudah aku menginap di rumah sakit dan sekarang aku sudah kembali kerumah dengan kondisi yang sudah tidak mengkhawatirkan, namun 2 Kali dalam seminggu aku harus selalu chek up, entah sampai kapan aku harus selalu chek up, karena menurut dokter yang menanganiku, aku baru bisa dioperasi jikalau berat badanku sudah cukup menurut dokter untuk dilakukan operasi. Semoga saja pertumbuhan badanku ini cepat pulih sehingga aku bisa cepat-cepat dioperasi.
Oh.... sungguh malang nasibku, namun aku terima dengan ikhlas keadaan ini, semua ini karunia dari Allah SWT yang patut aku syukuri.... Semoga, walau dalam keadaan susah masih ada para dermawan yang sudi menyisihkan hartanya untuk membantu membiayai pengobatanku.....
Tak lupa pula aku ucapkan terima kasih kepada para dermawan yang sudah memberikan bantuannya. Semoga apa yang sudah diberikan menjadi ladang amal jariah yang akan terus mengalir sampai hari akhir nanti, amiiiienn... Salam dariku dan keluarga Aprihatin.
Kisah ini nyata!!!
Bagi yang akan bersodaqoh/infaq bisa melalui No. Rek Mandiri 0167121200 a.n. Utari Kusmiati
CP: 081804912399.
Persalinan ibuku hanya dibantu oleh paraji (dukun beranak) dirumah, Mereka tidak tahu kalau aku terlahir dalam keadaan tidak sempurna, aku terlahir dengan tidak mempunyai anus, sehingga jika aku ingin buang air besar harus melalui alat kelaminku, orangtuaku mencoba membawaku ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan dan pada usia ke 6 bulan aku mendapatkan pertolongan dibuatkan lubang pembuangan melalui usus besar yang menyembul keluar dari perutku sebelah kiri. Sejak saat itu aku hidup dengan kantung plastik yang setia menampung kotoran, ayah ibu dengan sabar membuatkan aku kantung, karena orangtuaku tidak mampu untuk membeli kantung yang harus dibeli diapotik dengan harga Rp 51.000,-.
Menurut dokter yang merawatku berkata kepada orangtuaku, bahwa aku bisa dioperasi kembali nanti setelah berumur 1 tahun, sekarang usiaku sudah menginjak 15 bulan. Pada tanggal 14 Juni 2009 pukul 20.30 wib aku dilarikan ke Rumah Sakit, karena sudah 2 hari kondisiku melemah. Orangtuaku berusaha mencari bantuan dana, namun tidak mendapatkannya. Beruntung nasibku karena masih ada tetangga yang mau peduli kepadaku dan keluarga, sehingga dia berusaha mengumpulkan dana untuk biaya pengobatan. 3 malam sudah aku menginap di rumah sakit dan sekarang aku sudah kembali kerumah dengan kondisi yang sudah tidak mengkhawatirkan, namun 2 Kali dalam seminggu aku harus selalu chek up, entah sampai kapan aku harus selalu chek up, karena menurut dokter yang menanganiku, aku baru bisa dioperasi jikalau berat badanku sudah cukup menurut dokter untuk dilakukan operasi. Semoga saja pertumbuhan badanku ini cepat pulih sehingga aku bisa cepat-cepat dioperasi.
Oh.... sungguh malang nasibku, namun aku terima dengan ikhlas keadaan ini, semua ini karunia dari Allah SWT yang patut aku syukuri.... Semoga, walau dalam keadaan susah masih ada para dermawan yang sudi menyisihkan hartanya untuk membantu membiayai pengobatanku.....
Tak lupa pula aku ucapkan terima kasih kepada para dermawan yang sudah memberikan bantuannya. Semoga apa yang sudah diberikan menjadi ladang amal jariah yang akan terus mengalir sampai hari akhir nanti, amiiiienn... Salam dariku dan keluarga Aprihatin.
Kisah ini nyata!!!
Bagi yang akan bersodaqoh/infaq bisa melalui No. Rek Mandiri 0167121200 a.n. Utari Kusmiati
CP: 081804912399.
Jumat, 19 Juni 2009
CARA MEMBUAT READ MORE
Terima kasih kepada http://belajarbisnisonlines.blogspot.com/ yang telah membagikan ilmunya tentang bagaimana membuat READ MORE di blogspot. Bagi blogger pemula mungkin ini perlu anda terapkan untuk men-split artikel yang terlalu panjang. Semoga informasi ini dapat bermanfaat. untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi blognya.
Selasa, 16 Juni 2009
ALHAMDULILLAH TIDAK JADI DI OPERASI

Saya biasa dipanggil Junai oleh teman-teman sejawat, saya punya pengalaman begini; saya telah menderita sakit wasir (ambeyen) bertahuan-tahun, rasanya sakit luar biasa. saking sakitnya saya tidak bisa tidur selama 2 hari. Terdorong rasa sakit akhirnya saya coba diskusi dengan suami, "pa, gimana kalau aku di operasi aja". "ya, kalau bisa kita coba cari alternatif dulu deh, bu". Kata suamiku. Pada minggu malam saya menerima telepon dari saudara, lalu saya ceritakan kepada saudara bahwa saya besok senin pagi mau dioperasi. "Kenapa kamu mau dioperasi?" tanya saudaraku. "Iya mas, abis sakitnya luar biasa. aku udah 2 malam ga bisa tidur". Selang 2 jam saudaraku datang dengan membawa 1 botol Afiafit dan madu putih. "Ini coba kamu minum", kata saudaraku. "Apa ini mas". "Udah coba kamu minum, Insyaallah ada perubahan". Akhirnya saya coba minum obat tersebut. Alhamdulillah, saya bisa tidur lelap. dan keesokan pagi saya merasakan ada sedikit perubahan, yang tadinya sakit luar biasa. sudah tidak sakit. Akhirnya sampai sekarang saya terus mengkonsumsi afiafit untuk menjaga kesehatan, nah bagi teman-teman yang mempunyai nasib yang sama silahkan mencoba produk herbal afiafit. Insyaallah sembuh.
Langganan:
Postingan (Atom)
